Rooftops should be Green

Posted by

“An architect also gets involved on flood, I mentioned this in my last post. I advise on how to reduce flood in our living environment. I was interested reading a post from hydrogeologist Fatchy Muhammad on water restoration. I agree with his idea of restoring water!

In studio Akanoma we also make several different applications that support such idea of restoring the water. We like to suggest our clients on what to do. If you now look at the rooftops in Jakarta they are all grey. This needs to change.

Firstly, we advise to create a grass rooftop; where the rainwater is collected on a patch, filtered and some can be directly re-filtered to be drinkable. Other houses are constructed in a stage house concept; the foundations and columns are the only things that cover the soil. Thus, it can cope more rainwater absorption.

Mini forest is a solution as well; by planting as many trees as possible in a green space. Trees and their roots also help to absorb water and keep the stock of groundwater. What Fatchy Muhammad mentioned;  infiltration wells and biopores are also two ideas that I implement on my projects.

So, if you want to start reducing flood, solutions are basically there. Let`s ACT!”

Flood, the Price of Concrete

“You might not think that an architect like me gets involved into flood problems, but I do and even deal with a lot of problems related!

In the simplest understanding, the more buildings are created, there would be more land and soil that are covered up; so, water will find itself harder to get into the soil. Harder absorption, so flood occurs.

My job is to create buildings and houses, but I also need to think on how to make it environmentally friendly. So, within densely populated Jakarta, I like to give suggestions to my clients to design a building with green space and a maximum absorption spots.

I also advise them to manage sewage in our own land, even we can harvest rain water to be used in order to reduce the use of ground water. Ground water use in massive scale without enough implementation water conservation is one cause of land subsidence.
I still want to be an architect, but I don`t want anymore flood as well. So, I contribute to give building solutions.”

Who Yu Sing Lim
Profession Architect
Associated with Studio Akanoma
Highlight Famous with the idea of environmentally friendly-
low budget house building

Atap-Atap harus Hijau

“Seorang arsitek juga terlibat dalam urusan banjir`, saya sempat menyebutkan ini dalam posting terakhir saya. Saya menyarankan tentang bagaimana mengurangi banjir di lingkungan tempat tinggal kita. Saya tertarik membaca sebuah posting dari ahli hidrogeologi Fatchy Muhammad mengenai restorasi air. Saya setuju dengan ide beliau tentang menyimpan kembali air!

Studio Akanoma sendiri juga membuat beberapa aplikasi berbeda yang mendukung ide restorasi air seperti itu. Kami suka memberikan saran pada para klien tentang apa yang harus dilakukan. Jika sekarang ini Anda melihat atap di Jakarta, semuanya berwarna abu-abu. Ini harus diubah.

Pertama-tama, kami menyarankan untuk membuat atap rumput, di mana air hujan dikumpulkan dalam tampingan, disaring dan sebagian disaring ulang agar dapat diminum. Beberapa rumah lainnya dibangun dengan konsep rumah panggung, satu-satunya yang menutupi tanah hanyalah pondasi dan kolom-kolomnya. Jadi, dapat menampung lebih banyak resapan air hujan.

Hutan mini juga merupakan sebuah solusi, dengan menanam pohon sebanyak mungkin di ruang hijau. Pepohonan dan akar-akarnya juga membantu untuk menyerap air dan menyimpan cadangan air tanah.

Apa yang Fatchy Muhammad sebutkan sebagai sumur resapan dan biopori juga merupakan dua buah ide yang saya implementasikan dalam proyek-proyek saya. Jadi, apabila Anda ingin memulai mengurangi banjir, berbagai solusinya sebetulnya sudah ada. Mari BERTINDAK!”

Banjir, Harga Sebuah Beton

Mungkin Anda tidak berpikir bahwa arsitek seperti saya terlibat ke dalam masalah banjir, namun nyatanya ya saya berhubungan dan bahkan terkait dengan banyak masalahnya!

Dalam pemahaman paling sederhana, semakin banyak bangunan yang dibuat, akan lebih banyak lahan dan tanah yang tertutupi; maka, air akan semakin sulit untuk masuk ke dalam tanah. Penyerapan makin sulit, sehingga terjadilah banjir.

Pekerjaan saya adalah untuk membuat berbagai bangunan dan rumah, namun saya juga harus memikirkan bagaimana cara untuk membuatnya ramah lingkungan. Maka, dengan Jakarta yang populasinya padat, saya suka untuk memberikan saran kepada para klien untuk mendesain sebuah bangunan dengan area hijau dan tempat penyerapan yang maksimal.

Saya juga menyarankan mereka untuk mengelola limbah di lahan kita sendiri, bahkan kita bisa memanen air hujan untuk digunakan kembali agar dapat mengurangi penggunaan air tanah. Penggunaan air tanah dalam skala besar tanpa implementasi konservasi air yang memadai merupakan salah satu penyebab penyurutan tanah. Saya masih ingin menjadi arsitek, namun saya juga tidak ingin adanya banjir lagi. Jadi, saya berkontribusi dalam memberikan solusi bangunan.

Siapa Yu Sing Lim
Profesi Arsitek
Terasosiasi dengan Studio Akanoma
Sorotan Terkenal dengan ide pembangunan rumah ramah lingkungan 
dengan anggaran rendah

Anisa Kirana | 2015 – 2016 | Written for Utarakan Jakarta | Published on utarakanjakarta.com | Photo credit: Cynthia Boll

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s